Haloo minna-san....
Topik yang aku ambil ini mungkin terlalu berlebihan, namun ini kerap kali menjadi dilema yang berkepanjangan bagi perempuan. Ketika cinta bercabang? Ya itu membuat risau dan gelisah hati.
Ketika kamu menyatakan satu cinta dan bersumpah pada dirimu sendiri bahwa kamu akan mencintai seorang saja. Dan pada saat itulah cinta yang kamu agungkan mulai bercabang. Muncul seseorang dalam hidup kalian berdua, bukan berarti yang datang lebih atau bagaimana. Cinta tak mengenal demikian.
Dia datang tanpa kamu minta. Dia membuatmu lebih nyaman dan memberikan perhatian lebih. Namun kamu masih bisa mengendalikan dirimu bahwa kamu telah memilih kekasihmu. Dan kamu bukan tipe yang habis manis sepah dibuang. Kamu hanya ingin ada satu di matamu. Namun kamu tidak akan bisa menyangkal bahwa hatimu telah bercabang. Hatimu terbagi dan cintamu terbagi.
Namun kamu terus menekan perasaan itu dengan mengatakan bahwa "aku ingin setia". Tapi sampai kapan hal ini bisa kamu simpan. Dan tentu saja kamu tidak mau namanya yang menjamah "perselingkuhan". Itu buruk dan sama sekali tidak bermanfaat.
Tidak masalah jika cintamu mulai bercabang. Hanya saja jangan sampai kamu menyakiti semuanya. Cinta memang tidak harus memiliki. Cinta tidak harus kamu dan dia bersama. Cinta yang tulus akan berkata "jika dia bahagia aku pun bahagia."
Sampai kapanpun jangan sampai kamu bermain dengan perselingkuhan, meski hanya sekedar pacaran itu akan berdampak pada kehidupan pernikahan kelak. Cobalah setia dan menerima dia yang sedang bersamamu.
ok keep spirit...
0 Response to "Ketika Cinta Bercabang"
Posting Komentar